Sabtu, 10 Maret 2012

♥♥˚◦☆•. (`'•.¸♥Melukis Kata Sepi♥ ¸.•'´) .• ☆◦˚.♥♥





Mentari tersenyum dengan ceria, memanggilnya untuk ikut tersenyum pula.
Namun tiada senyum di raut wajahnya,
tiada kembali ceria, malah terkadang terusik duka.

Ia masih terdiam diantara seribu canda,
ia masih terpaku pada luka nan menusuk pilu.
Terkadang ia hendak beranjak dari segala galau yang menerpa,
berlari bersama cahaya, namun ia tetap tenggelam dalam mimpi hampa.

Ia tersenyum dalam tangis, mencari jutaan cara untuk keluar dari sepi,
namun hanya sunyi yang ia dapat.

Ia berjalan diantara rumput ilalang malam,
mencari seekor kunang-kunang untuk dijadikan penerang,
namun yang ia dapati hanya rumput teki.

Ia pernah mencoba melewati jembatan angan,
berpegangan pada tiang-tiang penyangga, berharap tak terjatuh ke jurang,
namun sekuat apapun ia menggenggam erat tiang, tetap saja ia jatuh dan tenggelam.

Ia hanya inginkan teman,
tempat berbagi segala kebahagiaan dan kepedihan
Tempat berdiskusi segala mimpi dan angan
Tempat ia bisa tertawa dan menangis bahagia.

Namun yang ia dapati hanya sunyi dan sepi.

Ia pun menyerah,
sejauh apapun ia melangkah yang ia temui hanya sepi.
Seberapa kencang ia berlari yang ia dapati hanya sunyi.

Pernah sang mentari memberi janji untuk setia menemani,
namun janji hanya tinggal janji.
Kala malam datang ia pun pergi,
meninggalkan temaram senja yang lambat laut berubah menjadi gelap.

Ia menangis,
tak percaya lagi pada janji mentari.

Pernah jua ia beranjak meninggalkan kesunyian,
mencari sekeping bintang yang akan ia jadikan kawan,
namun ia tak sanggup menjangkaunya,
ia pun jatuh terjerembab penuh luka.

Kini ia menyadari,
Ia hanya sepi..
Dan sepi adalah teman sejatinya,
karena bukankah ia pun akan sepi ketika meninggalkan dunia ini?
Di tinggal, dilupakan, dan lambat laun tak di kenang saat telah tiada nanti..

Ia belajar apa arti sepi,
Karena jika ia belajar arti sunyi dan sepi mulai saat ini,
maka ia telah terbiasa merasakan sepi di akhir nanti...

`°•.¸¸.•°` `°•.¸¸.•°` `°•.¸¸.•°``°``°•.¸¸.•°

Namun seberapa kita rasa apa itu sepi
Cinta-Nya akan tetap menemani
Meski dalam bentuk cobaan dan ujian
Ia tetap ada,
menjadi pengusir sepi... ♥

♥ pelangi ♥


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar